BULLYING DRUGS DAN KENAKALAN REMAJA

                PROJEK PEKAN KE 6
Nama : Leony stivanny
Kelas : XIB

     RESUME TENTANG BULLYING, DRUGS,                DAN KENAKALAN REMAJA

BULLYING
Apa Itu Bullying? 
Bullying adalah perilaku agresif yang dilakukan secara berulang-ulang oleh seseorang atau kelompok terhadap orang lain yang lebih lemah atau rentan. Perilaku ini bertujuan untuk mengintimidasi, menakut-nakuti, atau menyakiti korban, baik secara fisik, verbal, maupun psikologis. Bullying dapat terjadi di berbagai tempat, seperti sekolah, tempat kerja, dan bahkan di dunia maya.
 
Jenis-Jenis Bullying
Bullying dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, yaitu:
 
- Bullying Fisik: Melibatkan kekerasan fisik seperti memukul, menendang, mencubit, atau mendorong.
- Bullying Verbal: Melibatkan kata-kata kasar, hinaan, ejekan, ancaman, atau gosip.
- Bullying Sosial: Melibatkan perilaku yang bertujuan untuk mengucilkan, mengabaikan, atau mengejek korban di hadapan orang lain.
- Bullying Siber: Melibatkan penggunaan teknologi seperti internet, telepon genggam, atau media sosial untuk mengintimidasi, menghina, atau menyebarkan informasi pribadi korban.
- Bullying Emosional: Melibatkan perilaku yang bertujuan untuk melukai perasaan korban, seperti menyebarkan rumor, mengasingkan, atau mengejek.
 
Kesimpulan
Bullying adalah masalah serius yang dapat berdampak negatif bagi korban, pelaku, dan lingkungan sekitar. Penting untuk memahami pengertian bullying dan jenis-jenisnya agar dapat mencegah dan mengatasi masalah ini. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami bullying, penting untuk mencari bantuan dari orang dewasa yang terpercaya. 


DRUGS
Apa itu drugs? 
"Drugs" atau dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai Narkoba (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) adalah zat atau bahan yang dapat memengaruhi fungsi tubuh dan pikiran manusia, terutama sistem saraf pusat. Narkoba dapat bersifat legal, seperti obat-obatan yang diresepkan dokter, atau ilegal, seperti ganja, kokain, dan heroin.
 
Penggunaan narkoba dapat menyebabkan ketergantungan atau adiksi, di mana seseorang merasa sangat membutuhkan zat tersebut untuk berfungsi secara normal. Penyalahgunaan narkoba dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik, mental, dan sosial. 
 
Jenis-Jenis Narkoba
Narkoba diklasifikasikan berdasarkan efeknya terhadap tubuh dan pikiran. Berikut beberapa jenis narkoba yang umum:
 
- Stimulan: Meningkatkan aktivitas sistem saraf pusat, membuat pengguna merasa lebih waspada, berenergi, dan terjaga. Contoh: kokain, amfetamin, dan ekstasi. 
- Depresan: Menurunkan aktivitas sistem saraf pusat, membuat pengguna merasa rileks, tenang, dan mengantuk. Contoh: alkohol, benzodiazepin, dan barbiturat. 
- Halusinogen: Menyebabkan halusinasi, gangguan persepsi, dan perubahan kesadaran. Contoh: LSD, psilocybin, dan mescaline. 
- Opioid: Mengurangi rasa sakit dan menyebabkan euforia. Contoh: heroin, morfin, dan fentanyl. 
- Kannabis: Mengandung zat psikoaktif THC yang menyebabkan efek halusinasi dan euforia. Contoh: ganja, hashish, dan marijuana. 

Dampak bullying

• Emosional dan mental
• masalah kesehatan mental
• Gangguan fisik
• ferporma akademik yang menurun
• gangguan hubungan dan sosial

Kesimpulan
Narkoba adalah zat yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan kehidupan seseorang. Penting untuk memahami pengertian dan jenis-jenis narkoba agar dapat menghindari penyalahgunaannya. 
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami masalah dengan narkoba, penting untuk mencari bantuan profesional. 


KENAKALAAN REMAJA
Apa itu kenakalaan remaja?
Kenakalan remaja adalah perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja, yang melanggar norma-norma sosial, aturan, dan hukum yang berlaku di masyarakat. Perilaku ini dapat berupa tindakan, kegiatan, atau perbuatan yang dianggap tidak pantas dan merugikan orang lain atau lingkungan sekitar. Kenakalan remaja seringkali dikaitkan dengan masa transisi remaja, di mana mereka sedang mencari jati diri dan menghadapi berbagai tekanan sosial. 
 
Jenis-Jenis Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja dapat dikategorikan menjadi berbagai jenis, di antaranya:
 
- Kenakalan ringan: Merupakan bentuk kenakalan yang tidak terlalu serius dan biasanya hanya melanggar norma-norma sosial, seperti bolos sekolah, melanggar peraturan sekolah, atau berpakaian tidak sopan. 
- Kenakalan sedang: Merupakan bentuk kenakalan yang lebih serius, seperti tawuran, vandalisme, pencurian kecil, atau penggunaan narkoba ringan. 
- Kenakalan berat: Merupakan bentuk kenakalan yang sangat serius dan melanggar hukum, seperti pencurian dengan kekerasan, pemerkosaan, pembunuhan, atau perdagangan narkoba. 
 
Selain itu, kenakalan remaja juga dapat dikategorikan berdasarkan jenis perilakunya, seperti:

- Kenakalan fisik: Melibatkan tindakan kekerasan fisik, seperti tawuran, pemukulan, atau pengrusakan. 
- Kenakalan verbal: Melibatkan tindakan verbal yang kasar, seperti menghina, mengejek, atau mengancam. 
- Kenakalan sosial: Melibatkan tindakan yang mengganggu ketertiban sosial, seperti bolos sekolah, mabuk-mabukan, atau berjudi.
- Kenakalan seksual: Melibatkan tindakan seksual yang tidak pantas, seperti pelecehan seksual, persetubuhan di bawah umur, atau pornografi.
 
Kesimpulan
 
Kenakalan remaja merupakan masalah sosial yang kompleks dan membutuhkan penanganan serius. Penting untuk memahami pengertian dan jenis-jenis kenakalan remaja agar dapat mencegah dan mengatasi masalah ini. Upaya pencegahan dan penanganan kenakalan remaja dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti pendidikan, bimbingan, dan pengawasan dari orang tua, guru, dan masyarakat. 

Dokumentasi



Postingan populer dari blog ini

pembuatan bibit cabai

REMEDIAL BAHASA INGGRIS XIIB

remedial Inggris daun sirih cina